JAKARTA - Banyak nasabah Bank BRI terkejut saat memeriksa mutasi rekening dan mendapati saldo berkurang tanpa melakukan transaksi apa pun. Situasi ini kerap terjadi meski nasabah hanya menggunakan layanan digital seperti BRImo atau Internet Banking untuk kebutuhan harian.
Pengurangan saldo tersebut bukanlah kesalahan sistem maupun transaksi misterius yang tidak dikenal. Potongan itu merupakan biaya administrasi bulanan yang secara rutin dibebankan kepada setiap pemilik rekening sesuai ketentuan perbankan.
Biaya ini sering kali menimbulkan pertanyaan karena muncul otomatis tanpa notifikasi khusus sebelumnya. Padahal, potongan tersebut adalah bagian dari mekanisme pemeliharaan rekening yang sudah menjadi kebijakan standar perbankan.
Nasabah perlu memahami waktu potongan biaya admin bulanan BRI agar tidak salah mengira sebagai transaksi lain. Dengan mengetahui jadwal serta besarannya, pengelolaan saldo rekening bisa dilakukan dengan lebih bijak.
Potongan ini bukan biaya transfer, pembayaran tagihan, maupun pembelian produk tertentu. Biaya tersebut murni merupakan administrasi rekening atau biaya pemeliharaan tabungan yang dikenakan secara rutin setiap bulan.
Keberadaan biaya administrasi ini bertujuan untuk menjaga rekening tetap aktif dan mendukung berbagai fasilitas layanan. Tanpa adanya biaya tersebut, bank tidak dapat menyediakan sistem dan infrastruktur layanan secara optimal.
Apa Itu Potongan Admin Bulanan BRI?
Melansir laman resmi Bank Rakyat Indonesia, potongan admin bulanan adalah biaya tetap yang dikenakan untuk pemeliharaan dan pengelolaan rekening tabungan atau giro nasabah. Biaya ini dibebankan secara otomatis setiap bulan sesuai jenis produk yang dimiliki.
Dana dari potongan tersebut digunakan untuk menunjang berbagai kebutuhan operasional bank. Termasuk di dalamnya pemeliharaan sistem, keamanan data, serta pengembangan layanan digital.
Beberapa layanan yang didukung dari biaya ini antara lain pemeliharaan sistem dan keamanan rekening. Selain itu, nasabah juga mendapatkan akses layanan digital seperti BRImo, Internet Banking, dan e-statement.
Fasilitas layanan perbankan lainnya juga termasuk dalam cakupan biaya administrasi tersebut. Biaya operasional bank dalam mengelola jutaan rekening nasabah turut ditopang dari potongan rutin ini.
Besaran potongan admin berbeda-beda tergantung jenis tabungan yang dipilih. Semakin tinggi fitur dan manfaat produk, umumnya semakin besar pula biaya administrasinya.
Rincian Biaya Administrasi Terbaru per Februari 2026
Per Februari 2026, besaran biaya administrasi mengalami penyesuaian sesuai ketentuan masing-masing produk. Setiap jenis tabungan memiliki kebijakan biaya yang berbeda sesuai segmentasi nasabah.
Untuk tabungan BritAma reguler, biaya administrasi berkisar sekitar Rp11.000 hingga Rp19.000 per bulan. Besaran tersebut tergantung varian seperti BritAma Classic, BritAma X, atau BritAma Bisnis.
Sementara itu, tabungan Simpedes dikenakan biaya sekitar Rp5.500 hingga Rp11.000 per bulan. Produk ini dikenal sebagai tabungan dengan jangkauan luas hingga ke pelosok daerah.
Tabungan Simpedes TKI, Junio, dan Simpel memiliki kisaran biaya lebih rendah. Besarannya sekitar Rp0 hingga Rp5.500 per bulan karena diperuntukkan bagi pelajar, anak-anak, atau pekerja migran.
Untuk layanan BRI Prioritas atau Private Banking, biaya administrasi berkisar Rp0 hingga Rp5.000 per bulan. Bahkan dalam kondisi tertentu, biaya bisa gratis karena nasabah memenuhi persyaratan saldo rata-rata tinggi.
Rekening valas memiliki kisaran biaya yang lebih variatif. Besarannya sekitar Rp0 hingga Rp50.000 per bulan tergantung jenis mata uang dan ketentuan rekening yang berlaku.
Berikut tabel ringkasan kisaran biaya administrasi terbaru per Februari 2026:
| Jenis Tabungan | Kisaran Biaya Admin per Bulan |
|---|---|
| BritAma | Rp11.000 – Rp19.000 |
| Simpedes | Rp5.500 – Rp11.000 |
| Simpedes TKI / Junio / Simpel | Rp0 – Rp5.500 |
| BRI Prioritas / Private Banking | Rp0 – Rp5.000 |
| Rekening Valas | Rp0 – Rp50.000 |
Perlu diperhatikan bahwa nominal tersebut dapat berbeda sesuai kebijakan cabang dan jenis produk spesifik. Nasabah disarankan mengecek detail produk masing-masing untuk memastikan besarannya.
Kapan Potongan Admin BRI Dilakukan?
Potongan biaya administrasi dilakukan secara otomatis oleh sistem bank setiap bulan. Nasabah tidak perlu melakukan konfirmasi ataupun persetujuan ulang saat pemotongan berlangsung.
Umumnya, potongan dilakukan setiap tanggal 16 setiap bulan. Waktu pemotongan biasanya terjadi pada dini hari sekitar pukul 00.00 hingga 01.00 WIB.
Namun, tanggal pasti dapat berbeda tergantung jenis rekening dan cabang tempat pembukaan rekening. Sistem akan langsung mengurangi saldo rekening secara otomatis sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Karena dilakukan pada dini hari, banyak nasabah baru menyadarinya saat mengecek saldo di pagi hari. Hal ini sering memicu kebingungan karena tidak ada transaksi yang dilakukan sebelumnya.
Potongan admin akan tetap berjalan selama rekening dalam status aktif. Selama saldo mencukupi, sistem akan langsung mendebit biaya administrasi tersebut tanpa pemberitahuan tambahan.
Jika saldo tidak mencukupi, biasanya biaya akan tertunda atau mengikuti ketentuan khusus sesuai produk tabungan. Oleh sebab itu, menjaga saldo minimum sangat penting agar rekening tetap berjalan normal.
Memahami jadwal potongan membantu nasabah merencanakan transaksi bulanan dengan lebih tepat. Dengan begitu, tidak terjadi kesalahpahaman ketika melihat saldo berkurang secara otomatis.
Biaya administrasi ini bukanlah bentuk kerugian sepihak bagi nasabah. Sebaliknya, biaya tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap layanan perbankan yang terus berkembang.
Melalui potongan rutin ini, bank dapat memastikan sistem keamanan tetap terjaga. Infrastruktur digital dan layanan transaksi juga dapat berjalan dengan stabil setiap saat.
Nasabah yang aktif menggunakan layanan digital tentu merasakan manfaat dari keberadaan sistem yang andal. Semua itu tidak lepas dari dukungan biaya operasional yang dihimpun melalui administrasi bulanan.
Dengan memahami rincian biaya serta jadwal pemotongan, nasabah dapat mengelola keuangan secara lebih terencana. Transparansi informasi ini juga membantu menghindari kesalahpahaman terkait mutasi rekening.
Ke depan, penting bagi setiap pemilik rekening untuk membaca ketentuan produk saat membuka tabungan. Informasi mengenai biaya administrasi biasanya sudah dijelaskan sejak awal pembukaan rekening.
Jika masih ragu, nasabah dapat menanyakan langsung kepada pihak bank mengenai detail biaya dan jadwal pemotongan. Langkah tersebut akan memberikan kepastian serta membantu pengelolaan saldo agar tetap aman.
Pada akhirnya, potongan admin bulanan merupakan bagian dari sistem layanan perbankan yang berjalan otomatis. Selama rekening aktif, biaya tersebut akan terus dibebankan sesuai jenis produk yang dimiliki.
Dengan pemahaman yang tepat, potongan ini tidak lagi menjadi hal yang membingungkan. Nasabah justru dapat melihatnya sebagai bagian dari layanan yang menunjang kemudahan transaksi setiap hari.